Electronic Resource
Seamanship Techniques: Shipboard and marine operations
Edisi gabungan Seamanship Techniques telah berkembang menjadi edisi keempat ini seiring dengan perubahan pesat di industri maritim. Peta navigasi elektronik (Electronic Navigation Charts / ENCs) kini berdampingan dengan free-fall lifeboats, sementara teknologi Automatic Identification Systems (AIS) telah menjadi standar di anjungan kapal. Namun, peran seorang pelaut, di tengah segala modernisasi yang terjadi, tetap dipandu oleh prinsip utama pelayaran — “keselamatan jiwa di laut” (the safety of life at sea).
Perkembangan zaman telah mengubah prosedur; GPS telah menggeser penggunaan sextant, sementara perangkat pencegah jatuh (fall-preventative devices) kini direkomendasikan saat peluncuran sekoci. Berbagai sistem elektronik seperti radar, ARPA, ECDIS, dan GMDSS kini berbagi lautan bersama romantisme kapal layar. Arena yang begitu beragam, dengan megahnya kapal penumpang bekerja berdampingan dengan kapal bunker dan kapal tunda, tentu memengaruhi cara pandang generasi muda pelaut.
Dengan latar tersebut, revisi terbaru ini perlu memasukkan pemikiran terkini terkait budaya International Safety Management (ISM) dan elemen penting dalam pencegahan tabrakan (collision avoidance). Beberapa insiden terkini seperti tenggelamnya Costa Concordia dan hilangnya Riverdance mengingatkan kita bahwa dunia ini tidak sempurna. Bahaya dalam industri pelayaran sudah dikenal luas dan akan terus menguji para pelaut dengan kondisi cuaca ekstrem. Kita tidak boleh menambah bahaya alam dengan kesalahan manusia di lingkungan kerja kita.
Teks dalam buku ini tidak memiliki semua jawaban. Ia memerlukan dukungan pengalaman praktis dalam menangani kapal di cuaca buruk. Pengetahuan meteorolog dan Perwira Keselamatan (Safety Officer) harus hadir di anjungan navigasi. Pelaksanaan Passage Plan harus mencerminkan kualitas Perwira Jaga (Officer of the Watch) dan pengamat (lookout). Keadaan darurat tak terduga, seperti kebakaran di kapal atau kebutuhan docking, harus dihadapi dengan sikap positif.
Membutuhkan waktu untuk melatih awak kapal kita, dan laut tidak memberi ampun bagi mereka yang memiliki sikap tidak profesional.
Tidak tersedia versi lain